Kisah anak yang tidak hafal pancasila

Pada suatu hari, ada seorang Guru yang sedang menjelaskan pancasila kepada anak-anak muridnya. Akan tetapi, ada seorang Anak yang tidak mendengarkan. Saat sang Guru menyuruh Anak tersebut untuk menyebutkan pancasila 1-5, Anak tersebut tidak bisa menjawab. Lalu sang Guru memberikan PR kepada Anak tersebut untuk mencari tahu pancasila 1-5.

Sesampainya di rumah, Anak tersebut menanya-nanyakan Keluarganya mengenai pancasila 1-5. Pertama-tama, dia bertanya kepada Ayahnya yang sedang asik menonton bola. Sang Anak bertanya: “Ayah, pancasila yang pertama itu apa sih?” tapi Ayahnya berkata: “1-0!!!”

Lalu Anak tersebut bertanya kepada Kakeknya yang sedang asik menonton smack down. Sang Anak bertanya: “Kek, pancasila yang kedua itu apa?” dan Kakeknya berkata: “Smack Station! Smack Station!”

Sedangkan pancasila selanjtunya ia tanyakan kepada Ibunya yang sedang sibuk berdandan. Anaknya berkata: “Bu, pancasila yang ketiga itu apa, ya?” dan Ibunya berkata “Pipiku merah~ Pipiku merah~.”

Setelah itu, Anak tersebut menanyakan pancasila yang ke-empat kepada Tantenya yang sedang asik menyanyikan lagu dangdut. Si Anak bertanya: “Tante, pancasila ke-4 itu apa?” lalu Tantenya berkata: “Teganya dirimuuuuu, oh teganya.”

Sedangkan pancasila yang terakhir ia tanyakan kepada Kakaknya yang sedang berantem dengan temannya. Anak tersebut bertanya: “Kak, apa itu pancasila ke-5?” lalu Kakaknya berkata: “Emang gue pikirin!”

Besoknya di Sekolah, Anak tersebut diminta oleh Gurunya untuk menyebutkan pancasila di depan kelas. Lalu Anak tersebut ‘pun maju ke depan kelas dan membacakan catatannya yang kemarin…

Si Anak: “1-0!!!”
Guru: “Pancasila macam apa itu? Tahu dari mana kamu?”
Si Anak: “Smack Station! Smack Station!”
Guru: “Saya tampar kamu!”
Si Anak: “Pipiku merah~ Pipiku merah~.”
Guru: “Baik, akan saya panggilkan Pak Kepala Sekolah ke sini!”
Si Anak: “Teganya dirimuuuu, oh teganya.”
Guru: “Keluar kamu dari kelas ini!”
Si Anak: “Emang gue pikirin!”

-Cerita fiksi-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s