Sang Gelaran Biru (puisi tentang pantai)

Image

Ditemani pasir-pasir
Bersama kerang yang terhampas ombak
Dengan pemandangan biru nan indah
Sungguh memanjakan mata

Gulungan-gulungan ombak berdatangan
Matahari tersenyum terik
Lambaian hawa panas menyambut
Namun disertai kesejukan yang rindang

Beserta pohon-pohon kelapa
Air mu yang jernih, datang menyeringi
Tempat yang tepat untuk bersantai
Membawa kesenangan dalam rekreasi

Tempat berbagi ceria
Bercanda-tawa denganmu
Di ujung hamparan sang gelaran biru
Yang tergelar luas

Oh, sang gelaran biru!
Dimana keindahanmu sekarang?
Kemana rasa nyamanku pergi?
Siapa yang yang mengusir kedamaianmu?

Wahai manusia!
Ternyata kalianlah yang mengusir kedamaiannya
Membuang sampah sembarangan
Segala sesuatu berserakan berantakan

Apakah kalian tahu apa itu tempat sampah?
Apakaah kalian bisa membedakan tempat sampah dengan pasir pantai?
Sampah jorok menghancurkan pemandangan
Sampah yang terombang-ambing di air

Wahai manusia!
Bagaimana bisa kalian tega?
Tega mengotori sang gelaran biru

Apakah kalian puas dengan rasa tega itu?
Rasa tega yang telah menandingi rasa peduli
Tidakkah kalian memperdulikan lingkungan?
Lingkungan cantik permai yang kalian rusak

Sekarang adalah tanggung jawab kita
Kita sebagai generasi muda
Apa kita mau meneruskan pekerjaan mereka?
Pekerjaan untuk membuang kejelitaan sang gelaran biru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s